Sabtu, 18 Agustus 2018

Selamat dari Lorong Gua Thailand Sebuah Keajaiban

Oleh: marsot
Jumat, 29 Juni 2018 08:07:00
BAGIKAN:
Istagram.
Thailand.

BANGKOK (MM): Pria tersesat di gua Thailand, tempat petugas penyelamat mencari sekelompok anak laki-laki dan pelatih sepak bola mereka, menyebut pengalaman selamat dari "lorong" itu sebagai keajaiban.

Regu penyelamat Thailand dan asing menjelajahi gugus gua Tham Luang, yang banjir, di Provinsi Chiang Rai untuk menemukan 12 siswa berusia 11 hingga 16 tahun dan pelatih sepak bola berusia 25 tahun, yang hilang di gua itu pada Sabtu.

Pada 2002, Intu Incharoen dan empat temannya juga berangkat untuk menjelajahi gua itu, yang para ibu secara turun-temurun melarang anak-anak mereka pergi menjelalahinya.

Ia bersama teman-temannya kemudian tersesat.

"Saya sangat tersesat. Saya hampir tidak bisa keluar," kata Intu, 34, kepada Reuters, Kamis 28 Juni 2018.

Warga asli Chiang Rai itu mengatakan bagian dari lantai gua itu berlubang dan ada banyak saluran samping, beberapa jatuh ke kedalaman kegelapan, yang belum dipetakan.

"Anda bisa jatuh ke tanah berlubang. Ada banyak percabangan. Itu adalah labirin. Sangat dalam sehingga Anda tidak tahu di mana itu berakhir," kata Intu.

Ke-12 anak laki-laki dan pelatih mereka berangkat ke gua setelah latihan sepakbola pada Sabtu. Sepeda dan sepatu bot mereka ditemukan di mulut gua tetapi tidak ada tanda-tanda dari keberadaan mereka kecuali beberapa jejak kaki di dekat mulut gua.

Jaringan gua itu membentang sejauh 10 km (6 mil) ke gunung yang dikelilingi hutan dan para pekerja penyelamat yakin bahwa banjir telah menjebak bocah-bocah itu di sebuah ruangan. Upaya penyelamatan telah diganggu oleh naiknya air sementara hujan lebat telah turun tanpa henti.

Martin Ellis, penulis 'The Caves of Thailand Volume 2' menjelaskan bagaimana gua itu rentan terhadap banjir di musim hujan yang biasanya berlangsung dari Mei hingga Oktober.

"Gua ini hanya bisa dieksplorasi antara November dan Juni," tulis Ellis.

Intu mengatakan dia dan teman-temannya begitu tersesat sehingga tidak mungkin bagi mereka untuk menelusuri kembali langkah mereka, kembali ke arah mereka datang.

Beberapa jam kemudian, mereka mendengar para wanita meminta bantuan dari kamar yang bersebelahan. Setelah mengikuti suara, kedua kelompok itu bergabung dan akhirnya menemukan rute keluar kembali ke pintu masuk.

"Itu mukjizat," kata Intu.

Intu mengatakan orang tua sudah lama memperingatkan anak-anak mereka untuk menjauh dari gua, dan untuk alasan bagus.

"Gua itu tempat terlarang. Orangtua selalu menasehati, 'kamu bisa pergi ke mana saja, tapi tidak ke sana'," katanya.

Sumber: antara/reuters.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2018 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99