Kamis, 21 Maret 2019

Kue Bulan di Festival Pecinaan

Oleh: marsot
Rabu, 20 Februari 2019 04:34:00
BAGIKAN:
istimewa.
Kue (ilustrasi).

JAKARTA (MM): Sejumlah pedagang menyajikan kue bulan dan makanan kerak telor di Festival Pecinan Gong Xi Fa Cai kawasan Pancoran, Tamansari, Jakarta Barat,  sebagai tanda budaya Tionghoa dan Betawi bersatu.

Kue bulan merupakan penganan khas masyarakat Tionghoa sedangkan kerak telor makanan khas Betawi.

Salah satu pedagang, Alien menyatakan kue bulan biasa dijajakan pada acara tertentu seperti perayaan tahun baru China atau Imlek, bermakna untuk sembahyang pada bulan delapan dalam kalender China.

Selain menjual kue bulan, Alien juga menjual makanan lain khas China yang biasa dijajakan dalam perayaan Imlek seperti kue keranjang dan delapan macam buah.

"Selain kue bulan, ada kue keranjang dan delapan macam buah yang selalu dijajakan pada momen-momen Imlek," ujar Alien, Selasa 19 Februari 2019.

Kue keranjang dituturkan Alien, identik bermakna untuk melekatkan saudara dan keluarga supaya lebih erat, sedangkan delapan macam buah yang diletakkan dalam satu wadah kecil memiliki arti keberuntungan.

Sementara itu, pedagang lainnya, Indra mengungkapkan penyajian kerak telor memiliki arti kepemimpinan dan kesatuan.

"Kerak telor ini melambangkan kesatuan, semua bahan disatukan dan direkatkan oleh telor, artinya pemimpin juga harus bisa menyatukan dan merekatkan warganya," Indra menjelaskan.

Alien dan Indra juga berharap agar pagelaran Cap Go Meh itu agar dijadikan agenda berkelanjutan setiap tahun guna melestarikan budaya.

Sumber: antaranews.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2019 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99