Selasa, 25 September 2018
  • Home
  • Travelling
  • Siapa Berani Buka Rute Penerbangan Banda Aceh-Singapura?

Siapa Berani Buka Rute Penerbangan Banda Aceh-Singapura?

Oleh: marsot
Kamis, 08 Maret 2018 12:57:00
BAGIKAN:
reuters.
Singapura.

BANDA ACEH (MM): Otoritas Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar menginginkan, maskapai penerbangan segera membuka rute internasional Singapura-Banda Aceh pergi pulang di tahun ini.

"Malah kita minta ke maskapai untuk buka rute terbang ke Singapura, karena pasarnya itu ada," terang Manajer Operasi Bandara Internasional SIM, Surkani di Aceh Besar, Kamis 8 Maret 2018.

Ia mengklaim, pihakbya memiliki data yang bersumber dari imigrasi di Medan, Sumatera Utara terkait pergerakan penduduk di Aceh ke negara berbatasan dengan wilayah perairan Batam, Kepulauan Riau.

Data tersebut menjelaskan, masyarakat di provinsi paling Barat di Indonesia ini dengan transit di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang yang berkunjung ke Singapura tercatat 14 ribu orang selama tahun 2015.

"Jadi, kenapa maskapai penerbangan tidak buka rute Banda Aceh-Singapura pergi pulang atau sebaliknya?," ucap dia.

Dia mengakui, berbagai fasililitas bandara setempat terus dibenahi, kini telah memiliki runway atau landasan pacu sepanjang 3.000 meter dengan lebar 45 meter.

Fasilitas apron atau tempat parkir pesawat terus di tambah dari tujuh unit, menjadi delapan unit termasuk pesawat berbadan lebar jenis Boeing 737 dan Airbus A220.

"Kan Malindo Air tujuannya masih sama dengan Firefly yakni Banda Aceh ke Penang. Kami berpikir, itu-itu juga. Kami maunya ke Singapura," tegas Surkani.

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf tahun lalu menyatakan, untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2018 ke provinsi tersebut karena ditopang total 808 lokasi wisata.

Ia merinci, 426 diantaranya merupakan kawasan wisata alam, lalu 268 wisata budaya, dan 114 merupakan jenis wisata khusus minat.

"Sarana dan prasarana semua kawasan wisata akan terus ditingkatkan, agar membuat nyaman para tamu yang berkunjung. Untuk mendukung pengembangan ini, maka keberadaan Pramuwisata juga sangat penting untuk diperkuat," ucap Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Syaiba Ibrahim, saat membacakan sambutan Gubernur Irwandi.

Sumber: antaranews.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2018 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99