Sabtu, 15 Desember 2018

Membantu Kamboja Kembangkan Pariwisata

Oleh: alex
Rabu, 04 Juli 2018 04:26:00
BAGIKAN:
reuters.
Hun Sen, PM Kamboja.

JAKARTA (MM): Menteri Pariwisata Kamboja Thong Khon ingin Indonesia dapat memberikan bantuan terkait proses pengembangan sumber daya manusia di sektor pariwisata, terutama melalui kerja sama dengan sekolah-sekolah pariwisata di Indonesia.

"Kami begitu mengagumi pendidikan pariwisata di Indonesia, kami harap bisa ikut membantu kami dalam mengembangkan SDM di sektor ini," kata Menteri Khon saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar RI untuk Kerajaan Kamboja Sudirman Haseng di Phnom Penh, melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa 3 Juli 2018.

Menteri Khon juga mengucapkan selamat dan menyambut baik penugasan Dubes RI untuk Kamboja yang baru, serta mengharapkan misi yang akan diemban dapat terlaksana dengan baik serta berkontribusi dalam mendorong hubungan bilateral RI-Kamboja di bidang pariwisata.

Selaim itu, ia juga menyambut baik rencana maskapai penerbangan Indonesia untuk membuka jalur penerbangan langsung ke Kamboja, yang pada tahap selanjutnya diharapkan akan memberikan berbagai keuntungan bagi kedua negara di sektor pariwisata.

Disinggung pula harapan Menteri Khon atas dukungan Indonesia untuk mengaktifkan kegiatan Trail of Civilization (ToC), yang telah diinisiasi oleh pemerintah Indonesia pada tahun 2006 yang telah menghasilkan Borobudur Declaration, dan diikuti oleh enam negara yaitu Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam, Indonesia, dan Kamboja.

Pertemuan tingkat menteri terakhir terkait ToC diselenggarakan pada 2010 di Siem Reap, Kamboja.

Sementara itu, selain secara resmi memperkenalkan diri, Dubes RI juga membahas perkembangan hubungan bilateral RI-Kamboja serta sejumlah upaya untuk mengembangkan kerja sama di segala lini dalam bidang pariwisata.

Dubes Sudirman juga mengapresiasi upaya Kementerian Pariwisata Kamboja yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Kamboja, serta mengharapkan dukungan untuk menyelenggarakan kegiatan bersama dalam rangka memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Kamboja.

Indonesia juga akan mendorong kerja sama untuk mempromosikan paket kerja sama antar biro dan operator tour di Kamboja dan Indonesia, terutama untuk wisata religi.

Dubes RI juga mengharapkan dukungan Kementerian Pariwisata bagi penyelenggaraan Indonesian Trade and Tourism Promotion 2018 yang akan diselenggarakan pada 28-30 September 2018 di Phnom Penh. Kedua pihak juga sepakat untuk memperbaharui Kesepakatan Kerja sama tentang pariwisata yang pernah ditandatangani kedua negara pada tahun 1999.

Industri pariwisata di Kamboja berkontribusi sekitar 30 persen dari GDP dalam negeri, serta menyerap sekitar 650 ribu tenaga kerja.

Menurut laporan Kementerian Pariwisata Kamboja, selama tahun 2017 jumlah wisatawan "inbound" yang berkunjung ke Kamboja sebanyak 5,6 juta wisatawan dengan total penerimaan negara sebesar Rp50,8 triliun, atau meningkat 12,3 persen dibanding tahun 2016.

Dengan tren pertumbuhan sektor pariwisata yang terus meningkat, pemerintah Kamboja optimistis bisa mencapai tujuh juta wisman di tahun 2020.

Sementara itu, outbound turis Kamboja pada tahun 2017 tercatat sejumlah 1.752.269 atau meningkat 22.2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sumber: antaranews.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2018 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99