Sabtu, 20 Oktober 2018
  • Home
  • Politik
  • Paus Fransiskus Desak Pemimpin China Akui Pengangkatan Para Uskup

Paus Fransiskus Desak Pemimpin China Akui Pengangkatan Para Uskup

Oleh: alex
Kamis, 27 September 2018 04:36:00
BAGIKAN:
afp
Paus Fransiskus.

KOTA VATIKAN (MM): Paus Fransiskus mendesak para pemimpin China pada Rabu untuk bergerak maju dengan "kepercayaan, keberanian dan berpandangan jauh ke depan" setelah Beijing dan Vatikan sepakat untuk menandatangani perjanjian tentang pengangkatan para uskup.

Di Beijing, seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri China mengatakan China tulus mengenai keinginan untuk menjalin hubungan lebih baik dengan Vatikan dan persetujuan mengenai para uskup itu merupakan langkah maju yang penting.

Perjanjian tersebut memberikan Vatikan persetujuan dalam pemilihan para uskup di China. Hal itu juga dapat menjadi perintis jalan bagi pemulihan hubungan diplomatik dengan Beijing setelah lebih 70 tahun. Vatikan hanya memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan, saingan China.

Dalam pesannya yang ditujukan kepada penganut Katolik di China, paus mengatakan sementara mereka harus menjadi warga negara yang baik, mereka seharusnya menyampaikan "kata kritik" bila perlu untuk membela martabat manusia.

China memiliki 12 juta penganut Katolik yang terbagi dua antara gereja bawah tanah yang bersumpah setia kepada Vatikan dan Asosiasi Patriotik Katolik yang disupervisi negara. Vatikan mengatakan, ketiadaan sebuah perjanjian dapat mengarah kepada perpecahan antara pengikut Katolik China yang akan sulit untuk diobati.

Pesan paus yang berisi lima halaman itu memasukkan satu bagian yang dia alamatkan langsung kepada para pemimpin China, dengan mengatakan ia ingin "memperbarui ajakannya untuk terus, dengan kepercayaan, keberanian dan pandangan jauh ke depan, dialog yang dimulai beberapa waktu lalu".

Dia mengatakan Vatikan akan "bekerja secara tulus bagi pertumbuhan persahabatan sejati dengan rakyat China".

Dengan penandatanganan perjanjian itu, yang kedua pihak telah katakan bersifat sementara dan tidak akan dipublikasikan, pemerintah Beijing secara efektif mengakui paus sebagai pemimpin semua Katolik di China.

Jubir Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang menyambut baik persetujuan itu, dengan mengatakan,"China ingin terus bertemu pihak Vatikan dan mengadakan dialog konstruktif, meningkatkan pengertian dan mengumpulkan rasa saling percaya, memajukan proses memperbaiki hubungan."

Sumber: antara/reuters.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2018 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99