Jumat, 20 April 2018

PM Hun Sen Akan Berkuasa 10 Tahun Lagi

Oleh: marsot
Kamis, 28 Desember 2017 05:05:00
BAGIKAN:
reuters.
PM Kamboja Hun Sen.

PHNOM PENH (MM): Perdana Menteri Kamboja Hun Sen berjanji akan memperpanjang kekuasaannya yang telah berlangsung lebih dari 30 tahun setidaknya selama satu dasawarsa lagi.

Janji itu ia sampaikan beberapa minggu setelah pengadilan tertinggi membubarkan partai oposisi utama menjelang pemilihan umum 2018.

Partai Penyelamat Nasional Kamboja (CNRP) dibubarkan pada November atas permintaan pemerintah Hun Sen, menandakan apa yang oleh satu kelompok hak asasi disebut sebagai pukulan kematian untuk demokrasi di negara Asia Tenggara itu.

Hun Sen, seorang mantan kader Khmer Merah yang membelot dari kelompok genosida dan membantu menggulingkannya dari tampuk kekuasaan pada tahun 1979, disebut membantu Kamboja mencapai pertumbuhan ekonomi namun juga telah dikritik karena tindakan kerasnya terhadap kelompok masyarakat sipil dan media.

China, pendukung terbesar Kamboja, mengatakan bahwa pihaknya mendukung upaya pemerintah untuk mempertahankan keamanan nasional Kamboja.

Pada sebuah pidato yang diberikan kepada ribuan pekerja garmen pada Rabu di sebuah pagoda di pinggiran Phnom Penh, Hun Sen mengatakan dia akan kembali berkuasa selama dua periode dan meminta pekerja untuk memilih Partai Rakyat Kamboja (CPP) -nya.

"Saya akan terus menjadi Perdana Menteri terpilih untuk dua mandat lain yang tidak kurang dari 10 tahun," kata Hun Sen.

"Saya harap Anda serta orang tua dan kakek-nenek Anda, jika mereka masih hidup, dan keluarga Anda terus memilih, untuk mendukung CPP pada tanggal 29 Juli 2018." Garmen adalah ekspor terbesar Kamboja sejauh ini dan pekerja pakaian jadi adalah kelompok yang memiliki kekuatan politik. Pada 2016, ekspor pakaian jadi senilai 6,3 miliar dolar dan mencapai 4,9 miliar dokar pada tujuh bulan pertama tahun 2017.

Hun Sen telah merayu para pekerja garmen menjelang pemungutan suara. Dia telah menjanjikan uang untuk pekerja wanita yang melahirkan, dan sejumlah janji lainnya.

"Anda harus ingat bahwa jika Anda ingin mempertahankan pekerjaan ... Anda seharusnya tidak memberikan kesempatan kepada siapapun, termasuk orang Kamboja dan orang asing, menghancurkan perdamaian," kata Hun Sen.

Kekhawatiran tentang dampak pemilihan umum tahun depan dan persaingan dari negara negara-negara pesaing dari Asia yang berbiaya rendah akan memperlambat pertumbuhan industri garmen Kamboja tahun depan, kata kelompok produsen utama awal bulan ini.
 

Sumber: antara/reuters.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2018 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99