Minggu, 20 Oktober 2019
  • Home
  • Politik
  • Mahasiswa Australia di Korea Utara Diduga Mata-Mata

Mahasiswa Australia di Korea Utara Diduga Mata-Mata

Oleh: marsot
Minggu, 07 Juli 2019 05:16:00
BAGIKAN:
afp
Australia.

SEOUL (MM): Kantor Berita Korea Utara (KCNA) mengatakan pada Sabtu, seorang mahasiswa Australia yang diusir dari negara itu setelah penahanan selama 10 hari berakhir, melakukan "aksi mata-mata" melalui pekerjaannya dengan media asing.

Alek Sigley, yang sudah ditahan di Korea Utara sejak 25 Juni merupakan pengguna media sosial aktif dan juga penyumbang reguler bagi organisasi-organisasi media internasional termasuk NK News mengenai keberadaannya di Korea Utara.

"Penyelidikan mengungkap bahwa atas dorongan NK News dan media anti-DPRK lainnya ia menyerahkan beberapa kali data dan foto yang dia kumpulkan dan analisis sambil menyusuri Pyongyang dengan menggunakan kartu identitas seorang mahasiswa asing," kata KCNA.

Laporan paling terbarunya, yang diunggah pada 30 April, menceritakan pengalaman-pengalaman ketika dia makan di Pyongyang, menurut laman NK News.

"Alek mempublikasikan enam artikel yang merupakan kisah pekerjaannya bersama kami dan ide bahwa tulisan-tulisan itu, yang dipublikasikan secara transparan dengan menggunakan namanya antara Januari dan April 2019, merupakan "anti-negara" adalah salah penafsiran yang kami tolak," kata Chad O'Carroll, CEO the Korea Risk Group, penerbat NK News dalam satu pernyataan.

Menurut dia, tulisan Sigley merupakan pandangan hidup yang tak terkait politik dan pandangan mendalam di Pyongyang yang dipublikasikannya dalam usaha menunjukkan sisi kehidupan sehari-hari di Ibu Kota Korea Utara itu kepada para pembacanya.

KCNA mengatakan Sigley mengakui "aksi mata-mata" yang dilakukannya dan berulang-ulang meminta ampun. Diberitakan ia diusir dari Korea Utara pada Kamis.

Pada Jumat Sigley mengatakan ia selamat dan dalam keadaan baik di Tokyo dan bermaksud kembali ke kehidupan normal.

Sumber: antara/reuters.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR

Badai Hantam Jepang

7 hari lalu    China Town

TOKYO (MM): Ratusan ribu warga di Jepang diimbau mengungsi lantaran kekhawatiran terjadinya banjir saat badai kencang diperkirakan menda

satu minggu lalu   Politik

Xi Jinping ke India

satu minggu lalu   Hiburan

Pameran Lukisan di Rumah Sakit Jiwa

satu minggu lalu   China Town

Jalan Layang di China Runtuh, 3 Tewas

satu minggu lalu   Hukum & Kriminal

Penusukan Wiranto, Membuat Demokrasi Rusak

Copyright © 2014 - 2019 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99