Jumat, 17 Agustus 2018
  • Home
  • Politik
  • Korsel Desak Amerika dan Korea Utara Percepat Denuklirisasi

Korsel Desak Amerika dan Korea Utara Percepat Denuklirisasi

Oleh: Jallus
Sabtu, 14 Juli 2018 04:07:00
BAGIKAN:
reuters.
Kim Jong Un, Pemimpin Korea Utara.

SINGAPURA (MM): Presiden Korea Selatan Moon Jae-in  mendesak Korea Utara dan Amerika Serikat bergerak maju dalam sebuah pakta untuk mengakhiri program nuklir Pyongyang.

Hal tersebut disampaikan karena kurangnya langkah-langkah tegas dari Korea Utara yang menimbulkan pertanyaan tentang komitmen pada ikrar denuklirisasi.

"Jika Kim (Jong Un) memenuhi janji denuklirisasi, dia akan mampu memimpin negaranya ke dalam kemakmuran," kata Moon dalam pidato saat berkunjung ke Singapura, Jumat 13 Juli 2018.

"Jalur ini tidak pernah mudah, tetapi jika perjanjian di KTT dilaksanakan dengan ketulusan maka tujuan dapat tercapai," katanya menambahkan, yang mengacu pada pertemuan bersejarah Kim dengan Presiden AS Donald Trump di Singapura sebulan lalu.

"Jika Korea Utara memberi lebih banyak substansi pada implementasi denuklirisasi, dan jika Korea Selatan dan Amerika Serikat dengan cepat mengambil langkah-langkah komprehensif maka seluruh proses akan dipercepat," katanya.

Di KTT, kedua pemimpin berjanji untuk bekerja menuju denuklirisasi lengkap di Semenanjung Korea dan mengurangi ketegangan pada kedua negara yang secara teknis masih dalam status perang, karena Perang Korea 1950-53 berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai.

Meski kedua pemimpin negara telah bertemu pada 12 Juni, namun Pyongyang belum menunjukkan tanda-tanda melakukan tindakan nyata untuk membongkar program nuklirnya yang telah membawa serangkaian sanksi PBB dan internasional terhadap negara tertutup itu.

Tapi Trump pada hari Kamis memuji "kemajuan besar" setelah mengungkapkan sebuah catatan tertanggal 6 Juli dari Kim, di mana pemimpin Korea Utara mengatakan upaya mereka dalam denuklirisasi bisa membuka "masa depan baru" bagi kedua negara.

Moon mengatakan dia percaya Trump dan Kim pada akhirnya akan membuat janji yang baik yang dibuat kepada komunitas internasional.

"Jika para pemimpin tidak menghormati janji yang mereka buat sendiri dengan masyarakat internasional yang sedang menyaksikan, maka mereka akan mendapat penghakiman besar," kata Moon.

Korea Selatan bersedia membangun komunitas ekonomi dengan negara tetangganya itu begitu upaya untuk menghapus nuklir Pyongyang selesai, kata Moon.
 

Sumber: antara/reuters.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2018 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99