Jumat, 20 April 2018
  • Home
  • Politik
  • Korea Utara dan Korea Selatan Siap Berunding

Korea Utara dan Korea Selatan Siap Berunding

Oleh: Jallus
Jumat, 05 Januari 2018 14:57:00
BAGIKAN:
reuters.
Moon Jae in.

SEOUL (MM): Korea Utara dan Korea Selatan akan mengadakan perundingan resmi minggu depan, pertama kali sesudah lebih dari dua tahun setelah Pyongyang menerima tawaran Seoul, beberapa jam setelah Amerika Serikat dan Korsel menunda pelatihan militer gabungan.

Kementerian Penyatuan Korsel mengatakan Korut mengirimkan persetujuannya untuk perundingan pada 9 Januari dalam pernyataan pada pukul 01.16 waktu Greenwich. Kedua Korea tersebut terakhir kali terlibat dalam pembicaraan resmi adalah pada Desember 2015.

Perundingan tersebut akan diadakan di desa gencatan senjata di Panmunjom dan pejabat kedua pihak diperkirakan membahas Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang serta peningkatan hubungan antar-Korea, kata juru bicara kementerian Baek Tae-hyun pada pengarahan berkala.

Korut meminta perundingan lebih lanjut mengenai pertemuan itu, yang akan dilakukan melalui pertukaran terdokumentasi, kata Baek. Nama pejabat mewakili kedua Korea tersebut belum dipastikan.

Juru bicara tersebut menambahkan, tidak ada perubahan pada sikap Korsel bahwa upaya yang ditujukan untuk denuklirisasi Korut harus dilanjutkan, sementara Seoul akan melibatkan Pyongyang saat mereka membuat komunikasi yang erat dengan Amerika Serikat dan sekutunya.

Pemimpin Korut Kim Jong-un membuka jalan untuk melakukan pembicaraan dengan Korsel dalam pidato tahun baru, di mana dia menyerukan pengurangan ketegangan di semenanjung Korea dan mengisyaratkan partisipasi Korut di Olimpiade Musim Dingin.

Namun, Kim tetap teguh pada isu senjata nuklir, dengan mengatakan Korut akan memproduksi rudal nuklir secara besar-besaran untuk penempatan operasional dan sekali lagi memperingatkan bahwa dia akan melakukan serangan nuklir jika negaranya terancam.

Presiden AS Donald Trump dan rekannya dari Korsel Moon Jae-in mengumumkan bahwa latihan militer skala besar tahunan yang biasanya diadakan di musim semi, kini akan berlangsung setelah Olimpiade Musim Dingin yang dijadwalkan pada Februari di Pyeongchang.

Korut melihat latihan militer tersebut sebagai latihan untuk kemungkinan invasi. Korsel dan AS secara teknis masih berperang dengan Korut setelah konflik Korea pada 1950-1953 berakhir dengan sebuah gencatan senjata, bukan sebuah perjanjian damai.

Trump telah menyebut usulan perundingan antar Korea itu sebagai "hal yang baik" dan bahwa dia akan mengirim delegasi tingkat tinggi, termasuk anggota keluarganya, ke Olimpiade Musim Dingin, menurut kantor presiden Korsel.

Dalam sebuah cuitan, Trump, yang melemparkan penghinaan baru pada pemimpin Korut minggu ini, menyatakan kebanggaan terhadap dirinya atas perundingan apapun yang terjadi pada dua Korea tersebut.

"Apakah ada yang benar-benar percaya bahwa pembicaraan dan perundingan akan berlangsung antara Korut dan Korsel sekarang jika saya tidak teguh, kuat dan bersedia melakukan 'kehendak' total kita terhadap Korut," cuit Trump.

Momentum yang menggenjot untuk perundingan antar-Korea menyusul setahun uji coba misil dan nuklir oleh Korut dan juga perang urat syaraf dari Trump dan Kim, yang menimbulkan kekhawatiran di seluruh dunia.

Pada awal pekan ini, Nikki Haley, duta besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan Washington mendengar laporan bahwa Pyongyang mungkin bersiap menembakkan peluru kendali lain.

Kementerian Pertahanan Korsel mengatakan pada Kamis bahwa mereka belum melihat bukti peluncuran misil yang akan segera terjadi, namun selalu ada kemungkinan Korut dapat melakukan uji misil kapan saja.

Pengulas di laman "38 North", yang melacak Korut, melaporkan Pyongyang mungkin sedang bersiap untuk menguji sebuah mesin roket di sebuah fasilitas di Sohae, Provinsi Pyongan Utara di mana semua peluncuran satelit Korut telah berlangsung sejak 2012.

Citra satelit komersial dari 25 Desember menunjukkan tempat berlindung yang terpasang di rel kereta telah dipindahkan dari tempat uji coba, yang mengindikasikan bahwa uji mesin mungkin akan terjadi dalam waktu dekat, menurut laman web tersebut.

Meskipun laporan media baru-baru ini menyatakan Korut dapat segera menembakkan roket baru, citra tersebut tidak menunjukkan tanda persiapan peluncuran semacam itu, demikian temuan para pengulas.
 

Sumber: antara/reuters.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2018 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99