Selasa, 25 September 2018
  • Home
  • Politik
  • Kapal Tiongkok Masuki Perairan Sengketa dengan Jepang
  • Home
  • Politik
  • Kapal Tiongkok Masuki Perairan Sengketa dengan Jepang

Kapal Tiongkok Masuki Perairan Sengketa dengan Jepang

Rabu, 06 Agustus 2014 13:35:00
BAGIKAN:
TOKYO (MM): Kapal penjaga pantai Tiongkok berlayar ke perairan sengketa yang dikuasai Jepang di Laut Tiongkok Timur, kata pejabat, setelah buku pertahanan tahunan Tokyo memperingatkan Tiongkok atas "Aksi berbahaya" di dekat kepulauan.

Laporan yang diterbitkan Selasa mengatakan, kapal-kapal Tiongkok sering terlihat di wilayah sehingga mengarahkan pada "konsekuensi tidak diinginkan", dan kekhawatiran makin berkembang akan kemungkinan terjadi bentrok militer antara dua kekuatan Asia itu.

Tiga kapal Tiongkok memasuki perairan perluasan 12 mil laut di sekeliling Pulau Senkaku yang juga diakui Tiongkok sebagai pulau Diaoyu, sekitar pukul 10.00 waktu setempat, kata penjaga pantai Jepang.

Meskipun ketegangan meningkat, penjaga pantai Jepang dan Tiongkok sedang mengikuti latihan bersama selama tiga hari yang dimulai pada Selasa, bersama peserta lain yaitu Amerika Serikat dan Rusia.

Pada saat-saat yang ganjil terlihat anggota pasukan pengawas pantai yang main kucing-kucingan di laut saat mengikuti pelatihan menyelam dan latihan-latihan yang lain.

Tokyo meresmikan sebagian pulau-pulau sekitar dua tahun yang lalu, menyebabkan ketegangan diplomatik dengan Beijing, meskipun kedua negara sesekali masih melakukan kegiatan latihan bersama seperti latihan gabungan pengawas pantai.

Sejak sengketa merebak kembali, kapal-kapal Tiongkok dan pesawatnya kerap mendekati kepulauan dan kejar-kejaran dengan pengawas pantai Jepang.

Tiongkok menanggapi buku pertahanan Jepang Selasa itu dengan mengatakan bahwa Jepang "menciptakan 'ancaman Tiongkok' sebagai pembenar untuk menyesuaikan kebijakan militernya." Buku pertahanan itu mungkin akan menyusutkan keinginan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe untuk dapat mengadakan pertemuan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada pertemuan regional di Beijing, November.

Abe dan Jinping, keduanya adalah nasionalis yang tangguh, belum mengadakan pertemuan bilateral sejak mereka memegang kekuasaan lebih dari 18 bulan.(ant/afp)
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2018 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99