Rabu, 13 Desember 2017

Kamboja Merapat ke China

Oleh: alex
Kamis, 30 November 2017 05:06:00
BAGIKAN:
reuters.
PM Kamboja, Hun Sen.

PHNOMPENH (MM): Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, di bawah tekanan pemodal Barat atas tindakan keras terhadap penentangnya menjelang pemilihan umum pada 2018, akan mencari bantuan serta modal tambahan dari China selama kunjungannya pada pekan ini, kata pembantunya.

Tangan kanan Hun Sen, Sry Thamrong, mengatakan bahwa perdana menteri itu akan menghadiri temu puncak khusus pada 30 Nopember-3 Desember, yang akan diselenggarakan Partai Komunis China (CPC) dengan partai politik lain di bawah arahan Presiden China Xi Jinping, dengan pembahasan upaya mengubah dunia menjadi lebih baik dan tanpa gangguan.

Hun Sen juga akan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping dan pemodal China untuk membicarakan bantuan dan penanaman modal dengan tujuan menciptakan lebih banyak lapangan kerja di Kamboja, kata Sry Thamrong.

"Hal utama penting adalah kami memerlukan lebih banyak jembatan di Sungai Mekong. Kami juga membutuhkan lebih banyak jalan raya, jalur kereta api, kereta ringan. Itu semua kami butuhkan pada masa depan," kata Sry Thamrong kepada wartawan di bandar udara antarbangsa Phnompenh sebelum berangkat.

China menjadi donor terbesar dan pendukung Hun Sen dalam menghadapi kritik atas apa yang lawan-lawannya katakan sebagai penghancuran demokrasi.

Partai oposisi Penyelamat Bangsa Kamboja (CNRP) dinyatakan terlarang pada awal bulan ini oleh Mahkamah Agung, atas permintaan pemerintah, menyusul penangkapan pemimpinnya Kem Sokha yang merencanakan pengambil alihan kekuasaan dengan bantuan pihak Amerika.

Amerika Serikat telah menghentikan pendanaan pemilihan umum menjelang penyelenggaraan di tahun berikutnya dan mengancam akan menerapkan langkah-langkah nyata lebih lanjut.

Uni Eropa meningkatkan ancaman kepada Kamboja dalam hal bebas bea.

Sumber: antara/reuters.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2017 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99