Minggu, 24 Juni 2018

Polisi Tembak 3 Pengedar Narkoba Internasional

Oleh: marsot
Selasa, 09 Januari 2018 04:01:00
BAGIKAN:
istimewa.
Bandar narkoba ditembak mati.

MEDAN (MM): Anggota Kepolisian Daerah Sumatera Utara menembak mati tiga pengedar narkoba yang merupakan sindikat internasional dan mengamankan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 15 kilogram.

Dalam paparan di RS Bhayangkara Medan,  Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, pengungkapan kasus itu berawal dengan tertangkapnya pengedar narkoba Azh pada Rabu (3/1) di Jalan Bunga Asoka, Kecamatan Medan Sunggal.

"Dalam penggeledahan di rumah Azh di Jalan Pemasyarakatan, Kabupaten Deliserdang, ditemukan sabu-sabu seberat 4 kg dalam bungkusan plastik berwarna kuning yang merupakan kemasan teh dengan merk Guanyinwang," ujarnya, Senin 8 Januari 2018.

Dalam penggeledahan tersebut, diamankan barang bukti lain berupa dua unit telepon genggam, tujuh buah buku rekening, dan satu unit sepeda motor dengan nomor polisi BK 2599 ACW.

Di saat rumahnya digeledah, Azh berupaya melarikan diri sehingga petugas kepolisian melumpuhkannya dengan tembakan di bagian kaki.

Setelah dikembangkan, keesokan harinya (Kamis, 4/1), ditangkap empat lagi pengedar narkoba yakni TST, Sus, Jn, dan CYF yang merupakan WN Malaysia di Jalan Imam Bonjol dan Jalan Asia.

Setelah dilakukan pengembangan ke empat lokasi, diamankan barang bukti sabu-sabu seberat 11 kg dan delapan unit telepon genggam milik tersangka.

Namun ketika pengembangan tersebut, keempat tersangka berusaha melarikan diri. Tersangka hanya terkena tembakan di bagian kaki, sedangkan tiga tersangka lain tewas, termasuk CYF yang merupakan WN Malaysia.

Selain sabu-sabu, telepon genggam, dan sepeda motor, polisi juga mengamankan paspor Malaysia atas nama Cinta Yoon Fah dengan nomor A-50052058.

Untuk kepentingan otopsi, tiga jenazah pengedar narkoba internasional tersebut dibawa RS Bhayangkara Medan di Mako Satuan Brimob Polda Sumut.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Hendri Marpaung mengatakan, penggunaan kemasan teh tersebut hanya modus untuk mengelabui petugas agar menganggap sabu-sabu tersebut sebagai produk teh.

Sumber: antaranews.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2018 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99