Senin, 17 Juni 2019

Menggagalkan Pasokan Sabu ke Palu

Oleh: alex
Sabtu, 13 April 2019 05:52:00
BAGIKAN:
istimewa.
Sabu-sabu.

PALU (MM): Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tengah menggagalkan pengiriman narkoba jenis shabu seberat kurang lebih dua kilogram ke Kota Palu melalui Bandar Udara Mutiara Sis Aljufri Palu.

"Berdasar informasi akan ada transaksi narkoba yang dibawa oleh penumpang pesawat dari Medan dan akan dijemput oleh seseorang di Palu pada hari Minggu 7 April 2019 sekitar pukul 22.10 Wita," kata Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Didik Supranoto, S.IK, di Palu, Jumat 12 April 2019.

Atas informasi itu, Ditresnarkoba Polda Sulteng dipimpin Kasubdit III AKBP P. Sembiring dan Kanit I Subdit III AKP Ardy Agung Permadi berhasil menangkap para pelaku

Dalam penangkapan ini, kata Didik, polisi mengamankan tiga orang yang diduga sebagai pelaku berinisial FC (33), warga Palu Timur, yang diduga bakal menerima barang, serta dua warga Kota Palembang inisial YH (39) dan AL (26) yang membawa shabu seberat 2.008,39 gram melalui Bandara Palu.

Lelaki YH dan AL membawa narkotika yang diduga jenis shabu dari Kota Medan menuju Kota Palu menggunakan pesawat Lion Air, dan lelaki FC sudah menunggu di bandara untuk menjemput, ujarnya.

Pada saat dilakukan penangkapan di bandara, kata Didik, petugas menggeledah barang bawaan mereka disaksikan lima orang warga setempat, dan mengamankan barang bukti berupa lima bungkus narkotika diduga jenis shabu.

Lima bungkus itu terdiri dari empat bungkus paket besar dan satu bungkus paket sedang dengan berat bruto keseluruhan kurang lebih 2.008,39 gram yang disimpan di dalam sepatu yang digunakan oleh lelaki inisial YH dan AL.

Juga, kata Didik, ikut diamankan lima unit handphone, dua pasang sepatu warna coklat yang digunakan untuk menyimpan shabu, satu dompet panjang warna hitam, satu tas warna coklat merek Polo, satu tas samping warna coklat, dan satu mobil Honda Brio warna merah yang digunakan oleh FC untuk menjemput.

Kemudian petugas kembali melakukan pengembangan di rumah FC di perumahan Petobo, Palu Selatan, dan petugas menemukan satu timbangan digital besar, satu mesin penghitung uang, satu server CCTV, satu Notebook warna hitam merek Zyrex, dan satu buku rekapan transaksi Shabu.

Ia menjelaskan sebanyak enam paket narkotika diduga jenis shabu dengan berat bruto kurang lebih 20,69 gram, empat sendok pengukur shabu, satu pack plastik besar pembungkus shabu, dua alat timbangan digital kecil, dua alat hisap bong, satu takaran pengukur, dan tiga macis gas ditemukan di rumah ini.

“Ketiga pelaku terpaksa ditembak polisi karna berusaha kabur saat ditangkap, ketiganya masih menjalani perawatan di RS. Bhayangkara Palu," tandasnya.

Ketiga terduga pelaku melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika melanggar Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika pasal 114 ayat 2 dengan ancaman penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan pasal 112 ayat dua Jo pasal 132 dengan ancaman hukuman seumur hidup atau paling singkat 5 tahun.

Sumber: antaranews.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2019 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99