Sabtu, 19 Oktober 2019

Kurir Narkoba dari Kepulauan Seribu

Oleh: Jallus
Rabu, 19 Juni 2019 03:27:00
BAGIKAN:
istimewa.
Kepulauan Seribu.

JAKARTA (MM): Kurir narkoba yang diperintahkan untuk menyelundupkan 1,7 kilogram sabu-sabu ke Kepulauan Seribu juga terbukti positif sebagai pengguna barang haram tersebut.

"Tersangka ini urinenya positif sabu. Kita temukan 'bong' juga," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, di Mapolres perwakilan Kepulauan Seribu, Selasa 18 Juni 2019.

Argo, yang didampingi Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Sandy Hermawan, mengatakan tersangka ini tidak menjual sabu-sabu tersebut, namun hanya menyerahkannya ke orang lain.

"Tersangka ini bukan jual, tersangka ini nanti akan didatangi orang dan dia akan menyerahkan barang dan untuk setiap satu kilogram barang yang berhasil dikirimkan tersangka akan mendapat bayaran Rp10 juta rupiah," ujar Argo.

Dikatakan Argo, tersangka yang diketahui bernama M Riza, baru saja tiba di Jakarta sekitar satu bulan yang lalu atas perintah atasannya yang berinisial OJ. Dia diperintahkan untuk mengambil barang haram itu di sebuah hotel di daerah Grogol, Jakarta Barat.

Riza kemudian memesan kamar hotel dan menghubungi atasannya untuk menginformasinya jika dirinya sudah berada di tempat yang diperintahkan.

Argo, yang didampingi Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Sandy Hermawan, menuturkan pembayaran tersebut akan diterima jika tersangka berhasil menyelundupkan barang haram itu.

"Tersangka belum mendapatkan uang Rp 10 juta itu. Dia untuk ngontrak rumah, bayar hotel, dia itu pakai uang sendiri. Uang itu akan dikirim kalau barang sudah didistribusikan," tutur Argo.

Perjalanan Riza berakhir setelah dirinya ditangkap ag Senin sekitar pukul 13.00 WIB oleh anggota Reserse Kriminal Polres Kepulauan Seribu karena gerak-geriknya yang mencurigakan.

Petugas tidak menemukan barang bukti saat menggeledah tubuh tersangka, namun saat petugas mendatangi dan menggeladah rumah kontrakan tersangka di Tangerang Selatan, polisi menemukan dua plastik sabu-sabu yang masing-masing berisi sabu-sabu seberat 1,005 gram dan 440 gram.

Selain itu petugas juga menemukan satu bungkus sabu-sabu seberat 305 gram yang berada di atas kursi di rumah kontrakan tersangka.

Akibat perbuatannya Riza kini harus mendekam dibalik jeruji besi dan terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun.

"Pelaku kita jerat dengan pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara," tutur Argo.

Sumber: antaranews.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR

Badai Hantam Jepang

7 hari lalu    China Town

TOKYO (MM): Ratusan ribu warga di Jepang diimbau mengungsi lantaran kekhawatiran terjadinya banjir saat badai kencang diperkirakan menda

satu minggu lalu   Politik

Xi Jinping ke India

satu minggu lalu   Hiburan

Pameran Lukisan di Rumah Sakit Jiwa

satu minggu lalu   China Town

Jalan Layang di China Runtuh, 3 Tewas

satu minggu lalu   Hukum & Kriminal

Penusukan Wiranto, Membuat Demokrasi Rusak

Copyright © 2014 - 2019 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99