Jumat, 22 September 2017

Bagaimana Prosedur Pengelolaan Barang Sitaan KPK?

Oleh: Marsot
Selasa, 12 September 2017 05:42:00
BAGIKAN:
istimewa
KPK.
JAKARTA (MM): Sejumlah anggota DPR RI dari Komisi III menanyakan tentang prosedur pengelolaan barang sitaan dari kasus korupsi yang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III dan KPK di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, sejumlah anggota menanyakan tentang perbedaan waktu antara penyitaan barang dan penyerahan pengelolaan pada rumah penyimpanan benda sitaan negara (rubasan) untuk beberapa kasus yang ditangani KPK, kata anggota DPR Senin 11 September 2017. Anggota Komisi III dari Fraksi PDIP Junimart Girsang menanyakan tentang perbedaan data penyerahan kendaraan sitaan dari kasus hukum Tubagus Chaeri Wardana yang disita KPK dan waktu penyerahan ke rubasan. Sementara itu, anggota Komisi III dari Fraksi Golkar M. Misbakhun menanyakan mekanisme hibah atau penyerahan barang rampasan negara kepada instansi pemerintah atau lembaga yang dilakukan oleh KPK. Menanggapi pertanyaan terkait dengan barang sitaan dan rampasan negara tersebut, Wakil Ketua KPK La Ode Muhammad Syarif mengatakan untuk barang sitaan yang terkait kasus TB Chaeri Wardana, karena keterbatasan fasilitas yang dimiliki oleh rubasan maka ada kendaraan sitaan yang dititipkan di fasilitas parkir yang dimiliki oleh Kementerian Hukum dan HAM. Sementara itu, terkait dengan hibah beberapa barang rampasan negara kepada instansi pemerintah, hal tersebut dilakukan setelah kasusnya memilki kekuatan hukum tetap dan telah melalui prosedur di Kementerian Keuangan. Rapat yang dipimpin oleh Benny K Harman, Trimedya Pandjaitan, dan Bambang Soesatyo itu dihadiri oleh seluruh pimpinan KPK. Rapat yang dimulai pukul 15.30 WIB itu, diskors pada pukul 17.30 WIB dan akan dilanjutkan pada pukul 19.30 WIB.
Sumber: antaranews.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2017 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.