Rabu, 15 Agustus 2018

Anang Sugiana Segera Dieksekusi

Oleh: marsot
Selasa, 07 Agustus 2018 04:47:00
BAGIKAN:
istimewa.
Anang Sugiana.

JAKARTA (MM): Direktur Utama PT Quadra Solutions Anang Sugiana Sugihardjo segera dieksekusi karena Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi maupun Anang menerima vonis 6 tahun penjara ditambah kewajiban pembayaran uang pengganti sebesar Rp20,732 miliar dalam kasus korupsi KTP elektronik (KTP-el).

"Kami terima putusan karena putusan tersebut sudah memperhatikan pertimbangkan dan sesuai tuntutan jaksa," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK Lie Putra Setiawan, di Jakarta, Senin 6 Augustus 2018.

Pada 30 Juli 2018, majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor) memvonis Direktur Utama PT Quadra Solutions Anang Sugiana Sugihardjo selama 6 tahun penjara ditambah denda Rp1 miliar subsider 4 bulan kurungan, ditambah kewajiban untuk membayar uang pengganti sebesar Rp20,732 miliar karena dinilai terbukti melakukan korupsi pengadaan KTP elektronik 2011-2012.

Vonis itu sesungguhnya masih lebih rendah dibanding tuntutan JPU KPK yang menuntut agar Anang divonis selama 7 tahun dan denda sejumlah Rp1 miliar subsider pidana pengganti selama 6 bulan kurungan dan membayar uang pengganti sejumlah Rp39,239 miliar subsider 7 tahun kurungan.

Jumlah uang pengganti yang harus dibayarkan itu berasal dari total keuntungan yang diterima PT Quadra sebesar Rp79,39 miliar dikurangi uang yang dikeluarkan Rp39,8 miliar untuk pengadaan KTP-el dan pengembalian uang Anang kepada KPK yaitu sebesar Rp18,98 miliar, sehingga total uang pengganti masih harus dibayar adalah sebesar Rp20,732 miliar.

"Yang bersangkutan juga bersedia membayar sisa uang pengganti sekitar Rp20 miliar yang diminta oleh hakim," ujar jaksa Lie.

Sedangkan pengacara Anang, Andy F Simangunsong juga mengatakan kliennya menerima vonis tersebut.

"Anang menerima vonis, karena memang pak Anang mengakui kesalahannya dan lama vonis serta angka uang pengganti kerugian negara yang dijatuhkan sudah di bawah tuntutan KPK dan telah dirasa memenuhi rasa keadilan pak Anang," kata Andy saat dikonfirmasi.

Menurut hakim, PT Quadra Solution yang merupakan perusahaan milik Anang telah menerima keuntungan sejumlah Rp79,039 miliar yang diperoleh dengan cara melakukan tindak pidana korupsi, yaitu untuk keperluan jasa advokat pada Kantor Hukum Hotma Sitompul & Associates sejumlah 200 ribu dolar AS atau Rp1,8 miliar, dan kepada Setya Novanto melalui Made Oka Masagung sejumlah 3,8 juta dolar AS atau sejumlah Rp38 miliar.

Hakim juga menolak pengajuan saksi pelaku yang bekerja sama dengan penegak hukum atau "justice collaborator" alias JC yang diajukan Anang.

Terkait permintaan Anang untuk membuka blokir rekening dan mengembalikan sertifikat hak milik juga ditolak oleh majelis hakim.

Terkait perkara ini, Irman dan Sugiharto sudah divonis masing-masing 15 tahun dan denda masing-masing Rp500 juta subsider 8 bulan kurungan, Andi Narogong divonis 8 tahun penjara ditambah denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Lalu, Setya Novanto divonis 15 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider 3 bulan kurungan, Miryam S Haryani divonis 5 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan.

Masih ada Irvanto dan Made Oka Masagung yang menjalani sidang sedangkan Markus Nari masih pada tahap penyidikan.

Sumber: antaranews.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2018 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99