Kamis, 21 Maret 2019

20 WNA di Sabang Resmi Pemegang Kartu

Oleh: alex
Minggu, 03 Maret 2019 06:06:00
BAGIKAN:
istimewa.
Sabang,Aceh.

SABANG (MM): Sebanyak 20 warga negara asing WNA di Sabang sesuai Undang-undang Keimigrasian Republik Indonesia dan mereka pemegang izin tinggal terbatas (ITAS) dan izin tinggal tetap (ITAP), kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang, Anton Helistiawan.

Total ada 20 WNA yang berdomisili di Sabang dan mereka semua pemegang izin tinggal terbatas (ITAS) dan izin tinggal tetap (ITAP), katanya di Sabang, Sabtu 2 Maret 2019. Dia merinci, ke 20 WNA itu, sembilan orang sebagai tenaga kerja asing (TKA) dan 11 orang lagi merupakan kawin campuran.

"Sembilan TKA tersebut statusnya adalah, enam orang sebagai penanam modal asing (PMA) dan tiga orang lainnya sebagai pekerja masing-masing dua instruktur selam dan seorang lagi sebagai koki atau chef," jelasnya.

Tim pengawas orang asing Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang didampingi Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh sebelumnya telah mendatangi sejumlah penginapan serta tempat penyedia jasa pelatihan selam di Iboih dan Sumur Tiga. Tim PORA Imigrasi Sabang juga mendatangi tempat penginapan serta tempat penyedia jasa pelatihan selam, di antaranya Lumba-Lumba Dive Center, Monster Dive Center, Bubble Addict Dive Center dan Freedive Center di Pantai Gapang dan Pantai Iboih.

Kemudian, wilayah Pantai Sumur Tiga yang juga merupakan titik keberadaan orang asing di Kota Sabang. Di wilayah Pantai Sumur Tiga Tim mendatangi Fredies Santai Sumur Tiga dan Casanemo.

"Kita tetap sesuai dengan SOP pengawasan keimigrasian yakni petugas menanyakan dokumen perjalanan (paspor) dan izin tinggal yang digunakan," tuturnya. Tim tidak menemukan adanya pelanggaran terkait keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Kerja Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang, pungkas Anton. Ada pun tujuan kedatangan orang asing ke Pulau Weh, Sabang, didominasi untuk berwisata dan tidak sedikit di antaranya izin tinggal yang mereka gunakan adalah Bebas Visa Kunjungan (BVK).

Sumber: antaranews.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2019 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99