Rabu, 15 Agustus 2018

Ucapan Syukur Suku Dayak

Oleh: Jallus
Rabu, 25 Juli 2018 04:10:00
BAGIKAN:
istimewa.
Suku Dayak.

PUTUSSIBAU (MM): Suku Dayak di Kapuas Hulu wilayah Kalimantan Barat menggelar gawai sebagai ucapan syukur kepada sang pencipta atas hasil panen pertanian suku Dayak selama setahun."Kegiatan itu bentuk rasa syukur masyarakat Dayak dan baru pertama kali dilaksanakan tingkat kabupaten di Kapuas Hulu," Kata Ketua Panitia Gawai Dayak Kapuas Hulu ke-1, Fabianus Kasim pada pembukaan acara tersebut di GOR Uncak Kapuas Putussibau, Kapuas Hulu, Selasa 24 Juli 2018.

Dikatakan Kasim, gawai Dayak Kapuas Hulu itu diikuti oleh seluruh Sub Suku Dayak di Kapuas Hulu dengan berbagai perlombaan tradisional khas suku dayak dan pameran kerajinan tangan masing - masing sub suku dayak daerah setempat.

Menurut dia, melalui gawai dayak tersebut selain ucapan syukur juga sebagai wadah untuk melestarikan adat istiadat serta seni budaya.Bahkan masing - masing sub suku dayak memiliki ritual adat dengan cara yang berbeda - beda dalam menyampaikan ucapan syukur setelah panen padi atau pun usaha lainnya selama setahun.

Dijelaskan Kasim, selama ini masyarakat suku Dayak di Kapuas Hulu turut serta menjunjung tinggi kebhinekaan sebagai masyarakat yang hidup berdampingan dengan etnis lainnya."Sesuai tema Gawai Dayak bahwa seni budaya sebagai media perekat persatuan, karena melalui seni budaya akan membawa kedamaian," kata Kasim.Kata Kasim, secara turun temurun masyarakat Suku Dayak di Kapuas Hulu memiliki cara tersendiri dalam mengungkapkan rasa syukur kepada sang pencipta, budaya leluhur itu selalu dilaksanakan di masing - masing daerah di wilayah Kapuas Hulu.

"Jadi tahun ini kita awali gawai dayak itu digelar tingkat kabupaten, tidak hanya sekedar ucapan rasa syukur, namun juga untuk melestarikan kearifan lokal," ucap Kasim.

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kapuas Hulu, melalui Sekretaris DAD Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi mengatakan adat istiadat yang dimiliki masyatakat dayak di Kapuas Hulu sudah turun temurun dari nenek moyang yang patut terus dikembangkan dan dilestarikan sesuai perkembangan zaman.Ia menjelaskan gawai dayak yang dulu dilaksanakan masyatakat dayak merupakan ucapan syukur atas panen padi dengan cara berladang.

Namun saat ini, kehidupan masyarakat dayak sudah mengalami kemajuan dizaman modern, tidak hanya keberhasilan dibidang pertanian, tetapi ucapan syukur atas usaha atau pun pekerjaan selama setahun."Kita harus tetap pertahankan kearifan lokal peninggalan nenek moyang suku dayak, namun kita juga jangan menutup diri dengan perkembangan teknologi," pesan Kusmadi.
 

Sumber: antaranews.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2018 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99