Sabtu, 22 September 2018

Pesta Rakyat Bertema Sejarah di Thailand

Oleh: marsot
Selasa, 09 Januari 2018 04:06:00
BAGIKAN:
Istagram.
Thailand.

BANGKOK (MM): Raja Thailand Maha Vajiralongkorn memerintahkan diadakan pesta rakyat bertema sejarah, kata juru bicara pemerintah, saat negara Asia Tenggara tersebut menampakkan diri setelah setahun berkabung atas kematian ayahnya.

Ayah raja, mendiang Raja Bhumibol Adulyadej, yang masa pemerintahannya membentang tujuh dasawarsa, diperabukan di Bangkok pada Oktober.

Mendiang raja, yang meninggal pada Oktober 2016, menitahkan pengabdian kepada jutaan orang dan membantu membentuk Thailand selama beberapa dasawarsa setelah Perang Dunia Kedua.

Pesta itu, yang akan berlangsung di Royal Plaza, lapangan umum di Bangkok, 8-11 Maret, akan menampilkan pameran menampilkan kehidupan dan karya mendiang ayahnya serta kakek buyutnya, Raja Chulalongkorn, yang memerintah pada 1868 hingga 1910.

Festival itu akan menampilkan taman, air mancur dan bangunan bersejarah.

"Raja ingin masyarakat Thailand bahagia dengan mengenang masa lalu, itulah sebabnya festival ini memiliki tema sejarah," kata juru bicara pemerintah Sansern Kaewkamnerd pada Senin 8 Januari 2018.

Dia menambahkan bahwa masyarakat dianjurkan untuk mengenakan pakaian tradisional Thailand dan busana Thailand abad ke-19.

Raja Vajiralongkorn, yang naik takhta setelah kematian ayahnya, dengan cepat menegaskan otoritasnya dengan meminta perubahan pada sebuah konstitusi baru untuk membuat kekuatannya jelas dan dia juga mulai mengatur ulang istana.

Dia telah mengeluarkan sejumlah keputusan kerajaan dalam beberapa bulan terakhir sehubungan dengan promosi dan pemecatan beberapa pejabat istana.

Dia juga telah diberi kontrol penuh atas lembaga yang mengelola kepemilikan monarki multi-miliar dolar tersebut.

Di luar istana, raja telah memerintahkan diselenggarakannya acara publik seperti konser musik akhir pekan yang bertujuan "membawa kebahagiaan kepada masyarakat".

Penobatan formal Raja Vajiralongkorn diperkirakan akan berlangsung akhir tahun ini, dan acara tersebut dapat menandakan dimulainya politik setelah setahun berkabung dan pemakaman mendiang raja.

Undang-undang Thailand melindungi anggota keluarga kerajaan dari penghinaan, membatasi semua lembaga pemberitaan dalam pelaporan dari Thailand.

Sumber: antara/reuters.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2018 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99