Rabu, 17 Oktober 2018

Menggelar Kesenian Dayak

Oleh: marsot
Sabtu, 30 Juni 2018 05:16:00
BAGIKAN:
istimewa.
Kesenian Dayak.

PALANGKA RAYA (MM): Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Duwel Rawing meminta pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah rutin menggelar kesenian khas Dayak sebagai tontonan bagi wisatawan yang datang ke daerah setempat.

Setiap penampilan kesenian Dayak di tingkat nasional dan internasional selalu mendapat sambutan hangat dan diminati, tapi menjadi jarang ada pagelaran di daerah Kalteng itu sendiri, ujar Duwel Rawing di Palangka Raya, Jumat 29 Juni 2018.

"Kita sulit menjawab pertanyaan orang yang datang ke Kalteng mau tahu penampilan kesenian khas Dayak," ucap mantan Bupati Katingan, Kalteng itu.

Anggota Komisi C DPRD Kalteng ini mengaku pernah ikut mendampingi dan mengantarkan penari asal Kabupaten Katingan untuk tambil di Negara Jerman. Pada saat penampilan tersebut, masyarakat Jerman sangat antusias melihatnya, bahkan diminta untuk tampil kembali.

Dia mengatakan antusias negara tersebut merupakan bukti bahwa kesenian Dayak, khususnya tari-tarian sangat berpotensi mendatangkan wisatawan domestik maupun mancanegara. Untuk itu, perlu disediakan wadah dan rutin mengadakan kesenian dayak.

"Supaya bisa terlaksana dengan rutin, maka sanggar tari dan lainnya perlu mendapat bantuan anggaran dan pembinaan dari pemerintah provinsi ataupun kabupaten/kota. Jangan dibiarkan berjalan sendiri dan tanpa ada pembinaan," kata Duwel.

Dia meyakini bila pangelaran seni dayak rutin dilaksanakan, tidak hanya meningkatkan jumlah wisawatan domestik maupun mancanegara datang ke Kalteng tapi juga berdampak pada meningkatnya perekonomian masyarakat.

Bahkan siapapun yang datang dan ingin melihat pagelaran kesenian dayak tersebut, pasti akan mau membayar tiket masuk. Dari tiket masuk tersebut pun bisa menjadi modal untuk memberikan kontribusi kepada pelaku kesenian tersebut.

"Bukan hanya pelaku kesenian yang mendapatkan hasil, tapi juga akan bertumbuh pelaku usaha kecil. Bahkan bisa berpengaruh terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) provinsi maupun kabupaten/kota," demikian Duwel Rawing.
 

Sumber: antaranews.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2018 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99