Selasa, 25 September 2018

Amerika Tenangkan Warga Kamboja

Oleh: marsot
Kamis, 08 Maret 2018 06:33:00
BAGIKAN:
reuters.
Amerika Serikat.

PHNOM PENH (MM): Washington mencoba cara baru untuk memenangkan hati Kamboja saat hubungan kedua negara berada di titik terendah dan meningkatnya pengaruh China, yaitu dengan mensponsori musisi Kamboja terkenal untuk menyanyikan lagu-lagu positif tentang AS.

"Bila ada ketegangan, negara mencari cara untuk meredakannya sehingga seni dan budaya bisa membantu," kata Yorn Young yang berusia 37 tahun. Ia baru saja meluncurkan album "Lovin' USA" di Phnom Penh pada Selasa.

Dia tidak khawatir jika orang mengira itu propaganda, tambahnya.

Yorn Young mengatakan kepada Reuters bahwa dia mendapatkan lebih dari 10.000 dolar dari Amerika Serikat untuk menggelar sebuah konser pada 17 Maret di provinsi Kampong Thom, di sebelah utara ibu kota. Lebih banyak konser bisa digelar jika konser itu sukses.

Hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Kamboja memburuk saat terjadi tindakan keras terhadap lawan pemimpin otoriter Hun Sen, yang telah memerintah negara Asia Tenggara itu selama 33 tahun dan menjadikannya salah satu sekutu regional terdekat China.

Amerika Serikat mengurangi bantuan setelah pemimpin oposisi utama Kamboja ditangkap dan partainya dilarang menjelang pemilihan umum pada Juli. Rencana bantuan untuk Kamboja juga telah dikurangi sebagai bagian dari pemotongan yang lebih umum di bawah Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Sementara itu, pemerintah menuduh Amerika Serikat mendukung plot oposisi untuk memenangkan kekuasaan.

Musik Yorn Young bisa membantu memperbaiki hubungan, kata kedutaan besar Amerika Serikat.

"Saya pikir ini membawa kita lebih dekat bersama," kata pejabat urusan Budaya Monica Davis.

Hun Sen sering mengingatkan warga Kamboja tentang pengeboman Amerika Serikat yang menghancurkan sejak akhir 1960-an dan kudeta oleh jenderal yang didukung AS pada tahun 1970. Tak lama kemudian, tentara AS dari Vietnam melakukan serangan dan perang melanda negara itu, yang mengarah ke pengambilalihan kekuasaan oleh pelaku genosida Khmer Merah pada tahun 1975.

Namun, opini publik terhadap Amerika Serikat pada umumnya menguntungkan. Survei 2016 menunjukkan bahwa 85 persen orang Kamboja memiliki pandangan positif terhadap dampak Amerika Serikat di wilayah ini.

Dekat dengan China "Dari perspektif Amerika, mereka telah kehilangan Kamboja ke tangan China. Apa yang mereka terus miliki adalah niat baik dari rakyat Kamboja," kata pengamat politik Ou Virak.

"Dalam hal kemampuan halus, Amerika masih lebih unggul dari China ... tapi China berhasil mengejar ketinggalan dan kepresidenan Trump semakin memungkinkan itu terjadi." Lagu-lagu di album "Lovin' USA: Yorn Young Journey Across America" berbicara tentang keindahan kota-kota dan negara bagian AS yang ia kunjungi dalam beberapa tahun terakhir dalam perjalanannya, yang didanai oleh pemerintah AS.

"Tak percaya ini nyata. Pemandangan yang tersenyum begitu menarik," adalah lirik Khmer dari "Florida, Florida", yang dinyanyikan dengan lambat dan gaya sentimental.

Amerika Serikat tetap sangat penting bagi warga Kamboja, kata Yorn Young.
 

Sumber: antara/reuters.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2018 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99