Sabtu, 21 April 2018

Jadi Pengusaha Butuh Keuletan

Oleh: alex
Selasa, 27 Februari 2018 05:58:00
BAGIKAN:
istimewa.
Uang China.

MALANG (MM): Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Malang, Jawa Timur, Agus Endra mengemukakan untuk menjadi seorang entrepreneur hanya membutuhkan dua hal penting yakni keuletan dan ketelatenan.

"Kedua hal tersebut sudah menjadi hal yang wajib dimiliki seorang wirausahawan. Dan, khusus bagi mahasiswa, bidang usaha yang paling tepat adalah yang berhubungan dengan teknologi karena memiliki peluang yang besar untuk berkembang," kata Agus Endra dalam acara Training of Trainer Dosen Karir dan Kewirausahaan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di hal Rusunawa UMM, Senin 26 Februari 2018.

Kata Agus, kewirausahaan yang berhubungan dengan teknologi akan menjadi usaha yang berkelanjutan dan berpotensi bisa berkembang pesat, serta menjanjikan .

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang II Dr Nazaruddin Malik menyampaikan pengajaran kewirausahaan yang paling sulit adalah menumbuhkan kepekaan pada potensi usaha yang dapat dibangun. "Mengajar kewirausahaan itu yang paling sulit membangun jiwa kewirausahaannya sendiri," katanya.

Untuk mengasah kepekaan ini, katanya, UMM terus berupaya untuk membangun lingkungan sosial yang dapat membentuk semangat kewirausahaan bagi semua civitas akademika. Selain itu, juga berusaha membangun lingkungan sosial yang memberikan ruang berekspresi dan menuangkan ide-ide bagi seluruh elemen universitas.

Rektor UMM Fauzan menambahkan membangun jiwa kewirausahaan merupakan sejarah baru bagi UMM untuk menghadapi era millenial. Karena itu, peserta yang merupakan dosen perwakilan dari seluruh program studi yang mengikuti acara ini agar mengintergrasikan perkembangan isu-isu terbaru dalam kegiatan belajar mengajar.

"Perubahan cara pandang dalam mengajar harus dilaksanakan secara optimal untuk meningkatkan kualitas hasil belajar mahasiswa, termasuk ketika mereka lulus nanti. Dengan bekal yang memadai, lulusan UMM akan mampu bersaing di era global seperti sekarang ini," ucapnya.

Sedangkan Wakil Rektor Bidang I Prof Syamsul Arifin menyatakan UMM saat ini berada di posisi yang ideal untuk mengembangkan model pembelajaran yang futuristik sebagai upaya pembentukan profil lulusan yang berkualitas dan salah satunya dapat dilakukan dengan pembentukan jiwa kewirausahaan.

"Saat ini, perkembangan UMM menuntut kita untuk membentuk profil lulusan yang berkualitas dan memiliki kemampuan sesuai dengan perkembangan zaman, khususnya teknologi yang perkembangannya sangat pesat," ujarnya.

Dalam kegiatan Trainig of Trainer (TOT) tersebut, peserta dibekali beberapa materi antara lain perkembangan bentuk kewirausahaan di era digital. Usai pelaksaan training, akan dibuka Kelas Khusus Karir dan Kewirausahaan bagi mahasiswa semester akhir yang ditempuh dan diselesaikan dalam beberapa pertemuan dengan harapan semua lulusan UMM siap menjadi wirausahawan.

Sumber: antaranews.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2018 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99