Jumat, 22 September 2017

Filipina Promosikan Kursus Formal

Oleh: alex
Rabu, 13 September 2017 05:01:00
BAGIKAN:
reuters.
Presiden Filiina, Rodrigo Duterte.

JAKARTA (MM): Filipina mempromosikan kursus formal maupun pendidikan kejuruan di Indonesia, salah satunya melalui partisipasi dalam "World Education Expo Indonesia" (WEEI) 2017.

Duta Besar Filipina untuk Indonesia Maria Lumen B Isleta dalam konferensi pers di Kedutaan Besar Filipina di Indonesia, Jakarta,  menuturkan, Filipina dan Indonesia terus meningkatkan kerja sama bilateral termasuk dalam aspek keamanan dan pendidikan.

Dia mengatakan, salah satu program pemerintah Filipina bernama "Outbound Business Matching Mission" merupakan salah satu bagian dari upaya untuk mempromosikan pendidikan kepada negara-negara lain.

"Ini (Outbound Business Matching Mission) adalah bagian dari upaya kami untuk memperluas dan mengintensifkan kerja sama kami dalam aspek pendidikan. Kami merasa bahwa Filipina adalah tujuan yang sangat baik untuk belajar di luar negeri khususnya bagi warga Indonesia yang mencari pendidikan berkualitas dengan harga terjangkau," ujarnya, Selasa 12 September 2017.

Selain itu, Departemen Perdagangan dan Industri Filipina yang dipelopori Biro Pemasaran Ekspor (Export Marketing Bureau) akan melakukan Outbound Business Matching Mission dalam sektor pendidikan pada bulan ini.

Program tersebut merupakan bagian dari agenda pemerintah Filipina untuk mengeksplorasi peluang yang diajukan oleh kesepakatan perdagangan regional dan preferensial, yang bertujuan untuk memperluas akses pasar dengan mitra dagang yang sudah ada dan yang baru, khususnya mengenai ekspor layanan pendidikan.

Melalui program atau misi tersebut, Filipina berupaya untuk menarik pelajar luar negeri untuk melanjutkan pendidikan di negara itu.

WEEI adalah pameran pendidikan tahunan terbesar di Indonesia dan merupakan sebuah platform yang didedikasikan bagi pelajar untuk menemukan pendidikan yang tepat dari institusi luar negeri terkemuka di seluruh wilayah dan dunia.

Sebanyak lebih dari 20 negara berpartisipasi dalam WEEI.

Selain itu, misi program berlangsung akan diadakan pertemuan bisnis dengan institusi pendidikan, konsultan, pelajar, orang tua dan pihak lain yang berkepentingan untuk membentuk perjanjian "joint venture", waralaba dan bentuk kolaborasi lainnya dengan institusi Filipina.
 

Sumber: antara/reuters.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2017 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.