Sabtu, 22 September 2018

50 Pasangan China Mengikat Simpul di Kolombo

Oleh: marsot
Selasa, 19 Desember 2017 05:34:00
BAGIKAN:
istimewa.
Pernikahan.

KOLOMBO (MM): Lima puluh pasangan dari China pada Minggu di ibu kota Sri Lanka mengikat simpul dalam pernikahan massal, yang dilakukan dalam adat Buddha pulau itu, sebagai salah satu usaha pulau tersebut menarik lebih banyak wisatawan.

Sejumlah pasangan tersebut pengantin baru dan yang sudah menikah dan ingin mengenang kembali masa perkawinan mereka, kata beberapa pejabat.

Beberapa di antaranya mengenakan pakaian adat daerah pegunungan di Sri Lanka, sementara yang lain memakai pakaian adat Cina atau Barat pada upacara utama di daerah Kolombo tengah.

"Akan ada lebih banyak pasangan ingin datang kemari dan merayakan perkawinan sejati dari China dan bagian lain dari dunia," kata Menteri Pariwisata Sri Lanka John Amaratunga.

"Acara Ini akan menjadi pembuka untuk menunjukkan bahwa Sri Lanka adalah tujuan yang terbaik bagi orang asing," tambahnya.

Kunjungan turis China di Sri Lanka meningkat dan saat ini menyumbang sekitar 13 persen dari dua juta turis yang berkunjung ke negara tersebut, kedua setelah jumlah pengunjung dari India, menurut data resmi.

Pariwisata menyumbang sekitar 5 persen dari produk domestik bruto dan wisatawan yang datang tahun ini sudah mencapai sekitar 2.3 juta.

China menuangkan ratusan juta dollar kepada Sri Lanka untuk proyek infrastruktur utama dan Kolombo adalah salah satu dari mitra utama dalam proyek "One Belt One Road" Beijing.

"Ini negara yang indah. Kami menyukai upacara tradisional," kata salah satu pengantin pria Wei Ying Nang (28), setelah acara pernikahan itu, ia berdiri disamping istrinya, yang berpakaian gaun putih pengantin dan ia mengenakan jas.

Alice Wu, yang mengenakan pakaian sari emas daerah pegunungan Sri Lanka, mengatakan bahwa dia tertarik dengan unsur budaya sejak belajar menari tradisional Kandyan di Sri Lanka tiga tahun lalu.

Suaminya, Henry Liu, yang berusia 25 tahun, mengenakan pakaian adat bewarna merah menyerupai baju raja kuno Sri Lanka.

Sumber: antara/reuters.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2018 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99