Rabu, 13 Desember 2017

Singapura Hentikan Perdagangan dengan Korea Utara

Oleh: marsot
Jumat, 17 November 2017 04:22:00
BAGIKAN:
reuters.
Singapura.

SINGAPURA (MM): Singapura menghentikan hubungan perdagangan dengan Korea Utara, kata pemberitahuan bea cukai.

Dengan demikian, negara pulau itu menjadi mitra dagang utama Pyongyang terakhir yang memutuskan hubungan niaga di bawah sanksi keras Perserikatan Bangsa-Bangsa atas program senjatanya, kata pemberitahuan itu.

Langkah tersebut terjadi sekitar dua bulan setelah Amerika Serikat memberlakukan sanksi terkait Korut pada sejumlah perusahaan dan pribadi, termasuk dua kelompok bermarkas di Singapura.

"Singapura akan melarang semua barang yang diperdagangkan dari, atau ke, Republik Rakyat Demokratik Korea Utara," kata bea cukai negara tersebut dalam pemberitahuan yang dikirim ke pedagang dan agen perwakilan pada Selasa, merujuk Korut dengan nama resminya.

Penangguhan tersebut akan mulai berlaku pada 8 November, menurut kepala strategi perdagangan dan keamanan untuk direktur jenderal bea cukai Fauziah A. Sani dalam pemberitahuan tersebut.

Pelanggaran berulang atas larangan baru tersebut dapat dikenai hukuman denda hingga 200 ribu dolar Singapura atau empat kali lipat dari nilai barang yang diperdagangkan, dipenjara hingga tiga tahun, atau keduanya, tambah laporan tersebut.

Singapura merupakan mitra dagang terbesar ketujuh Korut. Filipina, mitra dagang terbesar kelima Pyongyang, menghentikan perdagangan dengan Korut pada September untuk memenuhi resolusi PBB.

Ketegangan di semenanjung Korea telah meningkat saat pemimpin muda Korut, Kim Jong-un meningkatkan pengembangan senjata yang bertentangan dengan resolusi PBB.

Korut telah menguji serangkaian misil tahun ini, termasuk yang terbang di atas daratan Jepang, dan melakukan uji coba nuklir keenam dan terbesar pada September.

Pyongyang mempertahankan kehadiran diplomatiknya di Singapura, dengan sebuah kedutaan di distrik keuangannya.

Pada September, Singapura mengeluarkan sebuah peringatan perjalanan yang mendesak warga untuk menghindari semua perjalanan yang tidak penting ke Korut, di mana tidak memiliki perwakilan diplomatik.

Dalam sebuah wawancara dengan Radio Publik Nasional pada Mei, menteri luar negeri Singapura Vivian Balakrishnan mengatakan, negara tersebut belum siap untuk memutus semua hubungan diplomatik dengan Korut.

Pada Januari tahun lalu, Chinpo Shipping Company, yang berpusat di Singapura dikenai denda 180 ribu dolar Singapura, karena membantu pengiriman senjata ke Korut, yang melanggar sanksi PBB.

Sumber: antaranews.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2017 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99