Jumat, 19 Oktober 2018

Sido Muncul Ekspor Jamu ke Filipina

Oleh: marsot
Jumat, 21 September 2018 04:40:00
BAGIKAN:
istimewa.
Sido Muncul.

SEMARANG (MM): PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk., mengekspor perdana produk jamu unggulannya, Tolak Angin Cair ke Filipina yang segera disusul ke negara-negara lain.

"Ekspor perdana Tolak Angin ke Filipina ini adalah bukti keberhasilan obat herbal asli Indonesia diterima negara lain," kata Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis 20 September 2018.

Hal tersebut diungkapkannya saat seremonial pelepasan truk kontainer yang berisi produk jamu Sido Muncul yang akan diekspor di Pabrik Jamu Sido Muncul di Bergas, Kabupaten Semarang.

Irwan menjelaskan ekspor tersebut tidak lepas dari kepatuhan perusahaan menaati aturan atau regulasi yang sudah ditetapkan pemerintah, termasuk pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Ekspor ini sangat berarti. Kami berterima kasih pemerintah yang memberikan fasilitas kemudahan dalam regulasi. Kalau tidak memenuhi regulasi kan tidak mungkin bisa diekspor," katanya.

Di Filipina, ia berharap Tolak Angin Cair itu bisa terdistribusi secara merata ke pasar mainstream sehingga mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat di negara tersebut.

"Kami berharap Tolak Angin Cair ini bisa masuk ke toko-toko obat, toko farmasi modern, dan berbagai outlet yang ada di sana. Jadi, bisa lebih dijangkau seluruh lapisan masyarakat," katanya.

Untuk mempersiapkan produknya agar bisa diterima masyarakat internasional, kata dia, Sido Muncul selama sepuluh tahun ini telah menggandeng peneliti untuk mengawal produk jamu yang diproduksi.

Bahkan, Sido Muncul juga menggandeng Kris Aquino, artis sekaligus anak Presiden ke 11 Filipina Corazon Aquino untuk bintang iklan Tolak Angin Cair yang ditayangkan di televisi filipina.

"Kris Aquino memiliki citra baik dan dapat menjadi 'good influencer' bagi masyarakat di negaranya. Melalui Kris, kami berharap masyarakat Filipina semakin mudah mengenal Tolak Angin dan produk Sido Muncul lainnya," kata Irwan.

Sementara itu, Kepala BPOM Dr Penny Kusumastuti Lukito mengapresiasi Sido Muncul yang telah merambah pasar jamu di Filipina, setelah ekspor yang sudah dilakukan sebelumnya di Australia.

"Ini prestasi Sido Muncul. Prestasi ini tidak akan bisa diraih seperti sekarang apabila tidak terjadi kerja sama antara badan regulator, yakni BPOM dan pelaku usaha," katanya.

Diakuinya, selama ini Sido Muncul telah menaati mekanisme dan cara produksi obat tradisional yang baik dan terstandar internasional agar bisa diterima oleh pasar di luar negeri.

Pemerintah, kata Penny, melalui BPOM mendukung para pelaku usaha untuk terus bergerak dan berinovasi, termasuk Sido Muncul dengan produk jamunya dengan pendayagunaan laboratorium dan riset.

"Kebutuhan manusia untuk mengonsumsi bahan yang terbuat dari alam sekarang sangat tinggi. Kami akan memberikan pendampingan pada pelaku usaha untuk terus berinovasi dan menghasilkan produk berdaya saing," katanya.

Sumber: antaranews.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2018 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99