Sabtu, 18 November 2017

Korea Selatan Berikan Pembiayaan Tambahan

Oleh: Jallus
Sabtu, 11 November 2017 07:28:00
BAGIKAN:
reuters.
Moon Jae In.

SEOUL (MM): Korea Selatan akan memberikan dukungan pembiayaan tambahan bagi beberapa perusahaan, yang sebelumnya berkegiatan di gugus industri Kaesong, yang sekarang ditutup, di Korea Utara, kata Kementerian Penyatuan Seoul, Jumat.

Kementerian tersebut mengatakan bahwa dukungan itu akan mencapai 66 miliar won (600 miliar rupiah lebih) untuk 174 perusahaan terdampak penutupan gugus tersebut pada Februari tahun lalu, setelah Korsel menarik diri dari usaha bersama tersebut untuk menanggapi uji nuklir dan peluru kendali Korut.

"Pemerintah menciptakan rencana dukungan ini untuk meningkatkan tanggung jawab terhadap perusahaan gugus industri Kaesong dan perusahaan terlibat dalam usaha antar-Korea, yang menghadapi kesulitan tidak terduga setelah perubahan kebijakan tiba-tiba pemerintah," kata Wakil Menteri Penyatuan Chun Hae-sung dalam penjelasannya kepada media.

Tahap terakhir bantuan pemerintah untuk perusahaan Kaesong mencapai puncak 517,3 miliar won, yang diberikan sejak penutupan kawasan tersebut pada Februari tahun lalu.

Beberapa bisnis telah mengajukan keluhan bahwa pemerintah tidak melakukan cukup banyak hal untuk membantu mereka setelah penutupan. Rasa frustrasi mereka meningkat setelah beberapa laman web yang dikelola Korut mengatakan pada Oktober bahwa pekerja lokal beroperasi di distrik tersebut, dan bahwa pihaknya menjalankan kedaulatan nasionalnya di wilayah tersebut.

Seoul pada saat itu mengatakan, Korut seharusnya tidak melanggar hak kepemilikan bisnis Korsel yang beroperasi di zona tersebut.

Pada Jumat, laman web resmi Korut Uriminzokkiri mengulangi sikap Pyongyang, mengatakan bahwa Korsel tidak memiliki alasan untuk melakukan demonstrasi, karena wilayah Kaesong telah lama dinyatakan sebagai "zona yang dikuasai militer".

Perusahaan Korsel telah meminta izin dari pihak berwenang di Seoul untuk mengunjungi kompleks tersebut, yang hingga saat ini belum dikabulkan. Beberapa bisnis tetap terpisah pada apakah mereka akan menerima keputusan terakhir pemerintah untuk memberikan bantuan keuangan, menurut Chun, dengan beberapa orang yang menerima keputusan dan yang lain meminta lebih banyak dukungan.

"Kami berharap hal ini menjadi penyebab memulai tahapan baru bahwa semua sengketa mengenai masalah dukungan ini selesai melalui perputaran bantuan ini," kata Chun, yang juga menegaskan bahwa keputusan pada Jumat itu tidak mengartikan bahwa usaha antar-Korea dimulai kembali.

Sumber: antara/reuters.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2017 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99