Senin, 19 Agustus 2019

Gojek Akuisisi Tekfin Filipina

Oleh: marsot
Minggu, 20 Januari 2019 04:53:00
BAGIKAN:
istimewa.
Gojek.

JAKARTA (MM): Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengapresiasi strategi GOJEK mengakuisisi perusahaan rintisan Filipina Coins.ph sebagai upaya startup unicorn Indonesia ini masuk ke negara tersebut, setelah awal tahun ini ditolak karena kendala regulasi.

"Kita kan juga bangga perusahaan kita ada yang berkiprah di luar negeri," kata Rudiantara saat ditemui di Indonesia Millenial Summit 2019 IDN Times di Jakarta, Sabtu 19 Januari 2019.

Rudiantara menyatakan mereka tidak perlu melaporkan aksi korporasi tersebut kepada pemerintah, namun, jika memerlukan bantuan, pemerintah dapat memberikan dukungan. Bantuan yang diberikan dapat berupa lobi antarpemerintah.

Secara kebetulan, seperti diinformasikan Rudiantara, Filipina juga menginginkan perusahaan rintisan unicorn mereka dapat beroperasi di Indonesia. Rudiantara menginginkan pemerintah kedua negara dapat membantu agar kedua unicorn di masing-masing negara dapat melebarkan sayap mereka ke negara tetangga.

"Mereka juga punya keinginan unicorn-nya masuk Indonesia, saya katakan begini asalkan Anda juga bantu unicorn saya masuk Filipina," kata Rudiantara.

GOJEK mengakuisisi perusahaan teknologi finansial Coins.ph untuk melancarkan misinya berekspansi ke Filipina, setelah beberapa waktu lalu ditolak regulator setempat karena masalah kepemilikan asing.

Laman TechCrunch menuliskan GOJEK menggelontorkan dana sebanyak 72 miliar dolar untuk membeli Coins.ph, yang akan menawarkan dompet digital untuk layanan GOJEK.

Departemen regulasi transportasi darat Filipina Land Transportation Franchising and Regulatory Board (LTFRB) menolak pengajuan anak perusahaan Go-Jek untuk menjadi layanan ride-hailing terbaru di Filipina karena peraturan yang berlaku di negara tersebut membatasi kepemilikan saham hingga 40 persen untuk industri tertentu.

Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintahan GOJEK, Shinto Nugroho pada Sabtu (12/1) lalu menyatakan mereka terus berdialog dengan pemerintah Filipina agar mereka dapat masuk ke pasar ride hailing di negara tersebut.

Sumber: antaranews.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR

Topan Super Lekima Akan Hantam China

satu minggu lalu    China Town

SHANGHAI (MM): Badan meteorologi China mengeluarkan peringatan bahaya pada Jumat saat topan super Lekima mendekati Provinsi Zhejiang di

4 minggu lalu   Hukum & Kriminal

Polda Lampung Sita 20 Kilogram Sabu-Sabu

4 minggu lalu   Hukum & Kriminal

KPK Akan Kejar Sjamsul Nursalim

4 minggu lalu   Olagraga

China Pastikan Juara Ganda Campuran

4 minggu lalu   China Town

Badai Tropis di Filipina Berdampak ke Aceh

Copyright © 2014 - 2019 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99