Kamis, 16 Agustus 2018

Bea Cukai Musnahkan Rokok Ilegal

Oleh: Jallus
Rabu, 06 Juni 2018 04:25:00
BAGIKAN:
istimewa.
Rokok.

KENDARI (MM): Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), melakukan pemusnahan barang kena Cukai (BKC) ilegal berupa rokok ilegal sebanyak 3,5 juta batang, di Kendari.

Kepala Bea Cukai Kendari, Benny Benhard di Kendari, mengatakan rokol ilegal yang dimusnahkan tersebut merupakan kegiatan operasi pasar dalam periode tahun 2017-2018 di beberapa daerah pengawasan Sultra antara lain Kota Kendari, Kabupaten Kolaka, Kolaka Timur, Konawe, Konawe Selatan, Bombana dan Buton Utara.

"Rokok ilegal dari hasil operasi pasar tersebut berpotensi merugikan negara dari aspek penerimaan berupa Cukai dan berpotensi memberi dampak negatif pada masyarakat," katanya, Selasa 5 Juni 2018.

Ia mengatakan, dalam upaya penindakan saat kegiatan operasi pasar, KPPBC TMP C Kendari juga melakukan kerja sama dengan TNI dan Polri, sehingga dukungan dari penegak hukum lainnya merupakan wujud nyata dari Sinergi yang sebagaimana telah dilakukan pimpinan Kementerian Keuangan dengan Panglima TNI dan Kapolri."Rincian dari rokok ilegal yang dimusnahkan yakni penindakan hasil tembakau berupa rokok tahun 2017 sejumlah 3.155.660 batang dengan potensi kerugian negara sebesar Rp1.013.407.700, kemudian total penindakan hasil tembakau berupa rokok tahun 2018 sejumlah 285.160 batang dengan potensi kerugian negara sebesar Rp95.885.600," katanya.

Sehingga kata Benny, total yang dimusnahkan sejumlah 3.440.820 batang dengan potensi kerugian negara sebesar Rp1.109.293.300."Dampak positif yang diharapkan dari pengawasan Bea Cukai terhadap peredaran rokok ilegal yakni terjadi peningkatan penerimaan negara dari sektor cukai dimana diharapkan para pelaku secara psikologis akan beralih kepada usaha barang kena cukai rokok yang legal dengan membayar Cukai," katanya.

Kemudian kata Benny, melindungi masyarakat dari rokok ilegal dari sisi kesehatan dan perlindungan konsumen, kemudian terjadinya hubungan kerja sama yang baik antar instansi penegak hukum lainnya dalam hal memberantas rokok ilegal."Kemudian memberikan tugas kepada masyarakat untuk tidak memberi barang kena cukai rokok ilegal," katanya.

Pemusnahan barang kena cukai rokok ilegal tersebut dihadiri pula dari Polda Sultra, Danlanal Kendari, Perwakilan Korem 143 Haluoleo, Danlanud Haluoleo, Pengadilan Tinggi, BKIPM Kendari, Dinas Perindag Sultra, Dinas kelautan Ultra, BIN Daerah Sultra dan berbagai pihak terkait.

Sumber: antaranews.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2018 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99