Sabtu, 23 Juni 2018

Malaysia Angkat Jasa Agung Non Muslim

Oleh: Jallus
Rabu, 06 Juni 2018 04:21:00
BAGIKAN:
reuters.
Mahatir Mohamad.

KUALA LUMPUR (MM): Para penguasa kerajaan Malaysia telah menyetujui rencana pemerintah untuk menunjuk seorang jaksa agung non-Muslim, demikian istana, setelah hampir dua minggu kebuntuan yang memicu ketegangan rasial di negara Asia Tenggara dengan mayoritas penganut Muslim.

Kelompok-kelompok yang mewakili mayoritas etnis Melayu menolak rencana untuk menunjuk pengacara top Tommy Thomas dalam perlawanan pertama yang dihadapi oleh Perdana Menteri baru Mahathir Mohamad sejak ia memenangi kemenangan pemilihan umum bulan lalu pada janji memerangi korupsi dan reformasi institusi.

Istana Malaysia mengatakan Raja Muhammad V telah memutuskan untuk mengakhiri masa jabatan Jaksa Agung Mohamed Apandi Ali dan menunjuk Thomas sebagai penggantinya atas saran Mahathir, dan setelah berkonsultasi dengan kepala delapan rumah tangga kerajaan lainnya.

"Penunjukan itu akan mempertahankan hak-hak khusus orang-orang Melayu dan Bumiputera serta status Islam sebagai agama federasi," kata pejabat istana Wan Ahmad Dahlan Abdul Aziz dalam sebuah pernyataan atas nama raja.

Bumiputera berarti "anak-anak pribumi".

Thomas adalah orang non-Melayu pertama yang menduduki jabatan jaksa agung sejak Malaysia terbentuk pada 1963.

Dewan penguasa Malaysia, yang dibentuk oleh sembilan kepala kesultanan negara itu, pada awalnya dijadwalkan bertemu pada Selasa untuk membahas rencana pemerintah menunjuk Thomas.

Keputusan tersebut kemungkinan akan meredakan perbedaan pendapat di komunitas Muslim Melayu, yang membentuk sekitar 60 persen populasi Malaysia sekitar 32 juta.

Tugas utama Thomas, seorang Kristen etnis India, adalah untuk mengadili mereka yang terlibat dalam korupsi dana negara yang memiliki hutang besar, 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Skandal 1MDB adalah salah satu alasan utama di balik jatuhnya mantan perdana menteri Najib Razak.

Mahathir mengusulkan Thomas untuk pekerjaan itu hampir dua minggu lalu, demikian laporan media lokal setempat, setelah memerintahkan Mohamed Apandi untuk mundur.

Mohamed Apandi membersihkan Najib dari setiap kesalahan dalam skandal 1MDB multi-miliar dolar.

Najib membantah melakukan kesalahan, tetapi telah dilarang meninggalkan negara itu sejak kekalahan dirinya dalam pemilihan umum dan lembaga penegak hukum telah meluncurkan penyelidikan tentang bagaimana dana 1MDB hilang.

Sumber: antaranews.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR

Gereja Bagi Takjil di Gorontalo

2 minggu lalu    Berita Suka

GORONTALO (MM): Gereja Protestan Indonesia Gorontalo (GPIG) membagikan takjil berupa kue dan makanan ke umat Muslim yang bersiap berbuka

2 minggu lalu   Berita Suka

Malaysia Angkat Jasa Agung Non Muslim

4 minggu lalu   Berita Suka

TNI Wajib Beri Rasa Aman pada Warga

satu bulan lalu   Berita Suka

Polda Sulawesi Utara Beri Penghargaan

3 bulan lalu   Berita Suka

Umat Kristen di Manado Rayakan Paskah

Copyright © 2014 - 2018 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99