Rabu, 17 Oktober 2018

Remaja Korban Gua Thailand Sudah Keluar dari Rumah Sakit

Oleh: Jallus
Rabu, 18 Juli 2018 02:59:00
BAGIKAN:
reuters.
Anak gua Thailand di Rumah Sakit.

BANGKOK (MM): Ke-12 remaja laki-laki Thailand dan pelatih sepak bolanya, yang diselamatkan dari gua banjir, dijadwalkan keluar dari rumah sakit pada Rabu, kata pejabat.

Mereka akan mengadakan jumpa pers pada hari itu juga untuk memuaskan minat besar media akan kisah mereka, kata pejabat pemerintah.

"Kami ingin mengurangi keingintahuan warga," kata juru bicara pemerintah Sansern Kaewkamnerd kepada Reuters.

Para remaja itu, berusia 11 hingga 16 tahun, dan pelatih mereka, yang berusia 25 tahun, dengan aman dibawa keluar dari gugus gua gunung Tham Luang di dekat perbatasan dengan Myanmar pada pekan lalu dalam penyelamatan berbahaya, yang menarik perhatian media dunia dan ratusan wartawan ke tempat kejadian tersebut.

Mereka berada di rumah sakit di kota Chiang Rai, Thailand utara, sejak diselamatkan.

Pihak berwenang mengkhawatirkan dampak ketenaran mendadak dan perhatian media terhadap kesehatan jiwa para remaja itu, sehingga jumpa pers pada Rabu tersebut akan diadakan dengan hati-hati.

Wartawan akan mengajukan pertanyaan sebelumnya, yang akan diperiksa ahli jiwa. Pertanyaan disetujui akan diajukan ke remaja itu oleh pengarah.

"Kami mengaturnya agar, setelah itu, para remaja tersebut bisa kembali kehidupan biasa mereka," kata Sansern.

Remaja itu dan pelatih mereka merencanakan menjelajahi gua tersebut sekitar satu jam sesudah berlatih sepakbola pada 23 Juni. Tapi, air hujan musim membanjiri terowongannya dan menjebak mereka.

Dua penyelam Inggris menemukan mereka jongkok di gundukan di ruang tergenang beberapa kilometer di dalam gugus itu pada 2 Juli.

Regu penyelamat kemudian berupaya mengeluarkan mereka melalui terowongan itu, yang beberapa di antaranya penuh air mengalir deras.

Kisah menggemparkan mereka sudah siap untuk diceritakan ulang oleh Hollywood, dengan dua perusahaan ingin membuat film tentang remaja tersebut dan penyelamatan mereka.

Passakorn Bunyalak, wakil gubernur propinsi Chiang Rai, menyatakan remaja itu akan dipulangkan sesudah jumpa pers tersebut dan ia meminta orangtua mereka serta wartawan menunda wawancara sekitar 30 hari.

"Pada tahap awal ini, kami mencoba membuat media tidak mengganggu mereka," katanya kepada Reuters, dengan menambahkan bahwa mereka dilindungi oleh Undang-Undang Perlindungan Anak-anak Thailand.

Pasal dalam undang-undang itu melindungi yang berusia di bawah 18 tahun dari liputan media, yang dapat mengakibatkan cedera jiwa dan nama baik.

Sumber: antara/reuters.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2018 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99