Selasa, 19 Juni 2018

Ratusan Penumpang Feri Tenggelam di Filipina Diselamatkan

Oleh: marsot
Sabtu, 23 Desember 2017 02:33:00
BAGIKAN:
reuters.
Feri tenggelam.

REAL (MM): Penjaga pantai Filipina mengatakan menyelamatkan 252 penumpang dan awak kapal, termasuk seorang warga negara Australia dan istrinya, warga negara Filipina.

Penjaga pantai itu juga menemukan lima orang tewas dari kapal feri terbalik di timur ibu kota, Manila, Jumat 22 Desember 2017.

Kapal Filipina terbalik pada Kamis karena cuaca buruk, menyoroti kekerapan kecelakaan kapal di negara Asia Tenggara terdiri atas lebih dari 7.000 pulau tersebut.

Penjaga Pantai Filipina memastikan lima kematian, sementara 252 penumpang, termasuk seorang warga Australia dan istri Filipina-nya, terselamatkan, kata juru bicara Kapten Arm dan Balilo.

"Semua penumpang dan kru telah dilaporkan, namun seperti yang saya katakan, kami akan mengevaluasi kembali berdasarkan klaim keluarga dari penumpang yang hilang," ujar Balilo. Kapal tersebut membawa 257 penumpang dan awak kapal.

Perahu meninggalkan pelabuhan sekitar pukul 09.00 waktu setempat dan terbalik satu jam kemudian karena angin kencang dan ombak raksasa.

Seorang yang selamat mengatakan bahwa penumpang panik saat kapal mulai terendam air dan menuju ke satu sisi, menyebabkan kapal feri miring dan terbalik.

"Yang lain menunggu di atas kapal pada saat kapal tenggelam, tetapi saya tidak melakukannya karena saya tahu kapal akan patah dan saya ingin terhindar dari bahaya," ujar Rene Ebuenga, seorang penumpang yang diselamatkan itu. "Itu berbahaya, dan ombak besar bisa menghempaskan puing-puing kapal ke tubuh Anda," ujarnya.

Kapal feri itu terbalik dan tenggelam sekitar 8 kilometer dari Provinsi Quezon, sebelah timur ibu kota di pulau utara utama, Luzon.

Penjaga Pantai Filipina mengatakan akan melakukan penyelidikan untuk menentukan penyebab kejadian tersebut dan untuk memverifikasi kemungkinan tumpahan minyak.

Pada 1987, hampir 5.000 orang meninggal dalam bencana bencana pelayaran terburuk di dunia, ketika sebuah kapal feri penumpang Dona Paz yang penuh muatan bertabrakan dengan sebuah kapal tanker pembawa minyak di Pulau Mindoro di wilayah tengah Filipina .

Badai tropis Tembin, membawa pusaran angin berkecepatan 80 kilometer per jam, mendarat di pulau selatan Mindanao, Jumat dini hari. Badai tersebut melemah setelah mencapai daratan, demikian biro cuaca pada Jumat.

Namun, badan cuara tersebut memperingatkan bahwa banjir dan longsor luas akan terjadi hingga badai tersebut keluar dari Filipina pada Minggu.

Sumber: antara/reuters.
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR
Copyright © 2014 - 2018 MandarinMedan.com. All Rights Reserved.
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99